Touring ke pantai tanjung bira dan appalarang

Pantai-Appalarang

Jumat, April 13 2019. Perjalanan ekspedisi sulawesi selatan saya lanjutkan setelah dua minggu lalu menjelajah ramang-ramang maros, dan sekrang waktunya untuk main ke laut, untuk kali ini destinasi ada daerah yang bernama “Tanjung bira”, tanjung bira berada di kab. bulukumba sulawesi selatan, sekitar 240KM dari kota makassar. bulukumba adalah kota paling ujung bawah yang berada di sulawesi selatan setelah selayar (pulau selayar).

Perjalanan kali saya tempuh langsung dari kantor, after office hour tentunya. kita total ada 10 orang dan semua terbagi dalam dua mobil. untuk mobil pertama kita berangkat jam 8 malam dari kantor, karena kita sudah terlalu lapar, so kita mampir sebentar di coto legendaris di makassar namanya coto Nussantara, but setelah kita sampai di lokasi eh ternyata warung nya tutup. jadi kita memutuskan untuk makan coto yang berada di samping nya. dan ternyata sesuai tebakan rasa cotonya tidak se-enak coto nussantara, no big deal lah yang penting perut bisa terisi dulu hahaha.

Makassar to Tanjung bira

Sedangkan untuk mobil yang ke dua berangkat dari makassar jam 2 dini hari, mereka memutuskan untuk langsung dari makassar ke tanjung bira. Mereka passukan malam, biasa di juluki seperti itu. di mobil itu beranggotakan: Restu, Karin, Panji, Wisnu dan yang paling bungsu Rizal. karena sebelum berangkat mereka memutuskan untuk nonton bola Arema vs Persebaya. yang berakhir 2 – 0. untuk kemenangan Arema tentu nya. oh iya untuk mobil yang pertama beranggotakan: Mas Dian, Tegar, Wawan, Pacul dan yang terakhir sekaligus supir kesayangan kita adalah om Asnandar. thank you om asnandar for becoming host in this trip. Fyi Asnandar adalah orang dari kota Bantaeng lumayan dekat sama bulukumba, kurang lebih 1.5 jam.

then… Perjalan kita mulai. setelah bermacet-macetan di kota GOA dan kota takalar. tepat jam 11 malam kita sampai di rumah nya om asnandar, kita memutuskan untuk beristirahat sebentar sampai teman yang di mobil ke-2 sampai. dan pukul 04.00 mereka akhirnya datang juga di bantaeng. setelah mereka ber-istirahat sejenak sekitar 30 menit sekaligus makan mie rebus kita langsung berangkat menuju pantai tanjung bira..

Pantai-tanjung-bira

Finally tepat pukul 06.00 akhirnya kita sampai di semenanjung bira. nah sampi sini kita mulai kurang kompak karena bingung mau kemana dulu, disisi lain rombongan mobil ke-2 pada belum tidur semua. akhirnya karena bingung mau kemana kita langsung menuju ke pantai Bara, (pantai bara adalah pantai yang paling bersih dan bagus di bira-bay), Fyi untuk menuju ke pantai bara jalan yang di tempuh cukup buruk dan banyak jalan tidak rata dan berlubang. semoga untuk kedepannya area ini bisa dapat di benahi agar akses kesana lebih mudah dan meningkatkan pendapatan daerah bulukumba.

Pukul 06.30 kita sampai di pasir putuh bara beach. so grateful bisa sampai disini dengan selamat dan cuaca cukup baik pada pagi itu.. dan disana sudah ada beberapa pengunjung pantai, mostly anak-anak muda yang liburan. mereka berkemah kecil di pantai dan ada beberapa yang sewa fila. untuk harga sewa fila permalam disini sekitar 400k bisa buat 3-4 orang.

 

 

Karena bingung mau ngapain lagi setelah foto-foto di pantai, akhirnya kita memutuskan sewa kapal untuk main ke pulau liukang, sekaligus snorkling di dekat pulau liukang.
terumbu karang disana masih cukup bagus, memang ada beberapa tempat yang terumbu karang nya sudah pada mati. mungkin karena global warming. entahlah. oh iya untuk biaya sewa kapal dan alat snorkiling 500k per kapal. ini seharusnya bisa di tawar lagi, tentunya harus pake logat/bahasa kota. bulukumba biar dapat diskon hahaha…

Tiba-tiba di tengah-tengah asyik untuk snorkling cuaca buruk datang, hujan datang dan membuat kita untuk meng-akhiri main air. akhirnya kita memutuskan untuk singgah dulu di pulau liukang, disini hanya ada rumah singgah aja tidak ada penduduk asli yang benar-benar tinggal disana. mungkin karena wilayah nya tidak begitu besar da cenderung tidak begitu jauh dari semenanjung bira mungkin.

Setelah cuaca buruk selesai dan laut mulai agak tenang ombak nya, akhirnya kami memutuskan untuk menyudahi main air. perjalanan dari pulau liukang ke semenanjung bira mungkin sekitar 30 menit memekai speed boat. ti tengah perjalanan ombak ternyata masih cukup besar yang membuat banana boat kita terpotang-panting tapi masih cukup stabil karena yang naik badanya besar-besar semua wkwkkww.

Setelah sampai, kita sedikit main-main air sambil nunggu teman gantian untuk mandi air bersih. setelah semuanya selesai semua kita (hem,,,,) memutuskan untuk ke pantai appalarang. fyi pantai appalarang sejatinya hanya tebing batu yang menjulang. mungkin seperti yang ada di pulau BALI namanya Uluwatu. tetapi menurut saya masih bagusan ini apalagi kalau kita bsa menikmati sunset disini dengan kekasih hati. bakal lengkap deh trip nya wkwkwkw.

Appalarang memiliki bebatuan yang tajam, bila kesini saran saya harus memaki alas kaki yang tebal karena batuannya cukup tajam hati-hati karena di beberapa spot tidak ada pembatas antara tebing ke laut. tapi spot nya bagus untuk hunting landscape.

Berikut beberapa rincian biaya untuk masuk ke area wisata semenanjung bira, sebenarnya disini masih banyak object wisata lain, tetapi karena keterbatasan waktu akhirnya cuma beberapa spot yang kami kunjungi.

  • Masuk area Bira beach: 25K /Person
  • Sewa boat + snorkling: 500K /Person
  • Sewa Fila: 400K /Night
  • Mandi: 10K /Ember
  • Parkir: 15K /Car
  • Masuk area Appalarang 15K /Person

Cukup murah untuk saat ini. masih dalam kantong mahasiswa lah hehehe..

Mungkin cukup sekin dulu cerita mini trip ke semenanjung bira. dan ini harus saya remidi..!!  kurang puas karena waktu dan hal lain. hehe
Suatu saat pasti akan kesana lagi dengan teman yang paham akan namanya liburan :)