Suasana Dua Bulan Setelah Gempa di Palu 2018

DSCF7311

Minggu, 25 November 2018. saya menginjakkan kaki di kota palu, ya ini kali pertama saya menginjakkan kaki di kota ini, ditambah lagi masih dalam suasana duka setelah earth quake, masih banyak bangunan yang porak poranda, banyak camp pengungsian dihampir setiap kecamatan. tapi perjalanan ini aku tetap semangat meski dalam suasana seperti itu. ini sebuah tanggung jawab yang harusa saya selesaikan, 

Anyways perjalanan ini saya sendirian berangkat dari kota makassar, hanya ada team yang menunggu saya di palu. entah sampai kapan juga saya tinggal di palu, tugas di palu kali ini dengan team adalah untuk optimsasi jaringan XL setelah terjadi earth quake, hampir semua oprator yang ada di palu tower BTS nya terkena dampak, beberapa site/BTS mati di area yang justru fital/tempat dimana banyak korban jiwa. seperti petobo, jono oge, donggala dan sigi. lebih dari 2.500 orang meniggal karena gempa dengan kekuatan 7.4 M

DSCF7297

Area yang terkena dampak dari tsunami hanya pinggiran pantai, memang tidak sampai jauh, hanya sekitar 100 meter dari bibir pantai saja, tetapi sangat luas melebar sampai pesisir (ujung ke ujung. pusat perbelanjaan terbesar di palu juga tidak luput terkena dampaknya. ada dua mall terbesar di palu dan dua-dua nya hancur. tidak beroprasi lagi.

Palu memang unik, special. karena geografis palu itu seperti mangkuk yang dikelilingi bukit dan di sebelah utara ada palung serta teluk dengan kedalaman lebih dari 100 meter. dengan kondisi geografis seperti ini memng tidak heran kalau palu sangatlah rawan akan gempa.

Mobil hancur karena terkena terjangan Tsunami

Mobil hancur karena terkena terjangan Tsunami

Ada hal yang membuat saya terheran-heran, yaitu liquefaction (tanah yang berubah menjadi cairan/lumpur) hal tersebut yang membuat desa di petobo dan desa-desa lain hilang bak ditelan bumi. kondisi ini memng sangatlah langka terjadi.

Semoga dengan adanya gempa yang terjadi di palu membuat kita lebih menghargai Kehidupan, Alam dan Tuhan, jangan jadikan ini seperti kutukan dari Tuhan, tetapi teguran dari Tuhan untuk mengingatkan kita semua.

GOD is Good! :)