Selamat Tahun Baru 2019! dan Segala Resolusinya

new-years-resolutions

Tahun baru, semangat baru dan impian baru. Mungkin kebanyakan orang memaknai pergantian tahun dengan demikian, dan sebagian besar orang juga merencanakan keinginan yang ingin dicapai di tahun 2019 ini. Sebagian orang menamainya dengan arti “resolusi”. So apasih sebenarnya “resolusi” itu? dan apa bedanya dengan “impian”?.

Ternyata resolusi dan impian itu dua hal yang sangatlah berbeda, Kalau resolusi itu artinya apa yang HARUS tercapai dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Misal resolusi tahun 2019 ini, berarti harus dicapai di tahun 2019. Kalau masih bisa diundur dengan berbagai alasan, misal diundur satu tahun atau lebih itu berarti namanya impian.

Di saat kita berani mengucapkan resolusi untuk tahun yang baru dan yang akan dijalani selama 365 hari ke depan, maka dalam 365 hari itulah kita harus berjuang dengan sekuat tenaga untuk mewujudkannya. Ya! Sekuat tenaga. Karena HARUS tercapai biar tidak menjadi impian.

huffpost.com

huffpost.com

Singkatnya rumusan resolusi itu kita harus melakukan cara-cara agar resolusi kita ter-realisasi:

  1. Benar-benar memikirkannya dengan matang. Apa yang mau dicapai dalam tahun ini. Boleh sebagus mungkin, tapi juga harus tetep realistis. Maksudnya, masih dalam kemampuan kita. Kalau hal tersebut berhubungan dengan banyak orang, misalnya kita ingin menjadi influencer tentunya hal tersebut sangatlah impossible dilakukan dengan waktu sesingkat itu. karena membangun citra di orang lain tidaklah secepat dan semudah itu, semua orang pasti tahu kemampuan masing-masing.
  2. Setelah kita menentukan resolusi, kita harus FIGHT FOR IT. harus berusaha keras bagaimana mewujudkan resolusi itu. Sebuah resolusi, hanya akan menjadi sebuah impian kalau kita terlalu banyak membatasi diri. Apa maksudnya? Kadang orang terlalu “slow dengan dirinya sendiri. Misal saja, kepengen badannya lebih sehat, lebih langsing, eh tapi males olahraga. Ada aja alasan yang dibuat untuk “membenarkan” kemalasannya berolahraga, misal: ndak ada temen buat diajak bareng olahraga, ndak ada waktu, ndak punya alat buat olahraga, nanti kalau olahraga outdoor kulitnya gosong, dan masih banyak lagi alasan untuk membenarkan rasa malasnya.
  3. Abaikan omongan miring, bernada sinis, skeptis. Jangan mudah untuk negative thinking, nah ini harus dihapus dari memory kita. Kalau kita terlalu mendengarkan suara negatif tersebut, lama kelamaan kita akan ter-dekte dengan bisikan negative itu, dan pada akhirnya kita akan ragu untuk melangkah, ultimately galau berkepanjangan dan membuat kita depresi. bukan tidak boleh galau, tapi galau juga harus tahu sikon, bahkan usia 20s harus pernah galau biar kita masuk zona tidak nyaman dan disana kita dituntut untuk berfikir future mau dibawa kemana kehidupan kelak, dan kita HARUS TETAP FOKUS dengan resolusi kita.
  4. Saat kita sedang berjuang mewujudkan resolusi, lakukanlah evaluasi berkala setidaknya satu bulan sekali, sudah sampai manakah langkah pencapaian kita, apa yang salah, apa yang kurang, apa yang bisa membuat resolusi kita bisa tercapai lebih cepat, dan sebagainya. Itu akan membantu kita untuk tetap FOKUS dengan resolusi yang telah kita rencanakan.
  5. Selalu berdoa di setiap langkah kita. Apply dalam doa-doa di akhir ibadah, di penghujung malam, di saat akan berbuka puasa, di saat dalam majlis ilmu. Mintalah untuk dikuatkan dan segera diwujudkan.

what-is-the-next-thing-to-focus-on-for-your-saas-product-business.jpg

So, apa resolusi untuk tahun 2019 ini?
Resolusi sederhana ini semoga bisa terwujud ditahun 2019 ini:

Pertama, berusaha untuk lebih fokus dengan apa yang benar-benar penting untuk kehidupan. Seringkali, kita melakukan hal-hal yang tidak berguna, tidak membawa kebaikan bagi diri sendiri atau orang di sekeliling kita, dan hal- hal yang hanya bersifat FUN saja dan tidak VALUABLE. Saya ingin lebih fokus dengan aktivitas yang memang bermanfaat. Lebih bisa mengatur waktu dan prioritas lebih baik.

Kedua, ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah saya. Maksudnya adalah hubungan saya dengan TUHAN saya. Saya tidak ingin terlalu larut dengan urusan duniawi, sehingga melupakan urusan akhirat. semoga dan bisa terwujud karena dari sisi ilmu agama saya bukan siapa-siapa dan hanya mahluk penuh dosa.

Ketiga, Sesuai dengan postingan saya sebelumnya mengenai hidup minimalis, maka di tahun ini saya ingin lebih menerapkan konsep hidup minimalis dengan baik dan benar, ingin lebih fokus dengan apa yang bermanfaat dan selalu mementingkan urusan URGENT daripada hanya keinginan sesaat saja.

Keempat, Selalu diberikan kesehatan, badan lebih bagus lagi, semakin rutin untuk exercise setidaknya seminggu minimal sekali, karena kesehatan adalah assets sumur hidup kita, kalau kita lagi sakit banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Kelima, mencukupi kebutuhan finansial sebaik mungkin. Harus bisa membedakan mana kebutuhan dan mana hanya sebatas keinginan. Rasanya sedih saja, kerja sudah tiga tahun kok uang habis buat main-main dan entah kemana, semoga di awal tahun ini menjadi momentum baru untuk hidup yang lebih baik. Karena pasti saya akan membangun keluarga kecil entah kapan tapi alangkah baiknya bisa disusun dari sekarang, at least bisa saving, diluar kebutuhan lain-lain.

Semoga semuanya bisa tercapai, mohon doanya rekan-rekan :)