Review Sepatu Hoka One One Clifton 4

Sepatu-Hoka-One-One-Clifton-4

Hoka One One! terdengar seperti nama makanan ya? Hoka Hoka Bento, baru makanan, hehe. Bagi orang yang belum tahu nama sepatu ini, mungkin merasa aneh skali untuk di ucapkan ya hehe. Baik saya akan me-review singkat sepatu yang tidak terkenal ini, tentunya review singkat dari sudut pandang orang biasa. sejujurnya sepatu ini adalah sepatu road running pertama saya. sebelumnya saya hanya memiliki sepatu trail dan sepatu hikking saja.

First impress dengan sepatu ini adalah “tebal” ya tebal banget heel nya, dan sekilas bakalan terpikir sepertinya empuk nih. dan memang setelah dipakai sepatu ini tebal dan menambah tinggi badan karena heel nya tinggi :) heuheue. orang seperti saya akan terbantu karena saya sendiri pendek jadi akan kelihatan lebih tinggi aja hehe.

Kebanyakan orang memakai sepatu Hoka karena empuk dan cocok buat lari ultra, kata orang 100K-200K masih aman, apa memang benar seperti itu atau hanya mitos?

Baiklah hal pertama yang akan saya bahas adalah DESIGN, kebanyakan orang membeli sepatu pasti karena design dan yang kedua karena fungsinya sendiri. untuk soal design jujur saya lumayan suka dengan design nya, especially untuk warna black nya, karena cenderung calm dan lebih casual aja, FYI sepatu ini akan saya jadikan daily driver untuk pergi kemana-mana khusunya ke wilahyah perkotan, kantor, mall, bahkan ke acara nikhan, tapi tidak untuk ke gunung, karena khusus gunung saya memakai Brooks Cascada 12, dan itu akan lebih bisa di andalkan untuk track yang offroad.

Okay kita mulai untuk review nya:

-Outsole

Untuk bagian outsole ini memang selalu konstan mulai dari perkembangan Clifton versi pertama sampai sekarang. tidak ada perubahan design, yang membedakan hanya tingkat flexibleitas nya yang semakin kaku aja. grip nya juga lumayan agresif mengingat ini separu road running. duaribilty outsole juga kuat dan sepertinya bakal awet. oh iya setelah memaki beberapa bulan dengan sepatu ini, saya menemukan issue minor yaitu saat running terdengan bunyi keras saat kaki landing ke aspal, so sepatu ini tidak cukup senyap apalagi ketika track aspal basah suaranya semakin kencang. jika anda terbiasa running dengan landing pertama forefoot maka akan sedikit beradaptasi, karena sepatu ini tidak cocok untuk lari dengan forefoot dulu, sepatu ini lebih cocok untuk midfoot ketika landing. sementara issue nya hanya itu aja sih.

-Midsole

Move on ke midsole sangat bisa dilihat jelas, midsole nya tebal banget seperti sepatu cewek yang biasa buat ke pesta. huehuhe. untuk bagian midsole terdapat texture arah panah dibagian kiri kanan yang menegaskan kalau sepatu ini cocok buat lari ultra, dan sekaligus mengingat sole setebal itu sepatu ini tidak cocok diajak lari kenceng.

-Upper

Untuk Bagian upper ada pembaruan dari versi sebelumnya, untuk yang versi empat menggunakan upper mesh yang lebih breathable dan durability nya lebih bagus. terdapat juga motif arah panah dari depan ke belakang sepatu , arah panah itu mengikuti lubang-lubang yang ada di tali sepatu. terdapat juga reflextor di bagian samping dan belakang sepatu, jadi saat lari malam hari akan sangat membantu, dan fitur ini berguna banget.

-Toebox

Berbeda dengan sepatu Skechers GoRUN 400 yang memiliki toebox yang lebar, sepatu ini memiliki toebox yang sempit, jadi anda harus menaikkan 1 tingkat ukuran sepatu kalau ingin membeli sepatu ini. karena toebox yang terlalu sempit akan membut kaki gampang cidera dan lecet-lecet di bagian ujung-ujung kaki. FYi, pertama kali memakai sepatu ini kaki saya lecet2 semua terutama di bagian ujung kaki dan bagian samping kaki padahal hanya lari 7K. setelah saya tanya ke teman-teman yang lebih expert ternyata issue nya ada di kaos kaki yang bahanya justru bikin lecet, terutama bahan Cotton yang sering membuat kaki blister/ berair.

-Insole

Move on Ke Insole, untuk bagian insole ternayara removeable jadi ketika lagi dibersihkan bisa di copot dan bisa di ganti dengan sole yang lain jika memang diperlukan. bagian insole ini lebih dalam dan cenderung cekung fungsinya untuk menjaga kaki dalam posisi yang benar.

-Durability

Untuk seri yang ke-empat duarbility nya jauh lebih baik dari seri ke-tiga, terutama bagian upper mesh, karena di rombak total dari bahan dan motif. untuk bagian outsole juga lumayan kuat karena tebal. so at least sepatu ini bisa bertahan minimal 3 tahun.

-Verdict

Hoka One One Clifton 4 cukup worth it untuk road running dan masih ingin memakai sepatu ini untuk casual (khusus nya warna hitam). outsole yang cukup agresive dan kuat. upper mesh yang jauh lebih baik. tetapi dengan toebox yang lebih sempit kalau di compare dengan seri sebelumnya, karena orang asia cenderung memiliki kaki yang lebar kalau di banding dengan orang eropa.

Cukup sekian untuk review kali ini.