Fun trail running ke gunung bawakaraeng

Gunung-bawakaraeng

19 April 2019. Saya dikenalkan dengan temannya teman saya dan kebetulan dia penggiat olahraga outdoor khusunya adalah trail running, nama teman saya adalah Palunk, dan palunk sendiri pun belum pernah ketemu saya, hanya sebatas ngobrl di grup. karena Palunk adalah admin di organisasi saya yang bernama “CoferONE” Komunias fotografi ponsel. Palunk sendiri juga aktif di kegiatan outdoor khususnya “ultralight hiking”.

Singkat cerita saya dan mas Zulkarnaen (leader komunitas trail running) kita ngobrol singkat di pasar segar bersama komunitas hiking seluruh makassar. dan di malam itu kita langsung memutuskan untuk ke-esokan harinya langsung trail running. kita berangkat jam 04.00AM jadi pas sampai di malino jam 06.00AM. singgah sejenak di kota malino sarapan indomie. sebenarnya tidak biasa sarapan mie di pagi hari apalagi nanti mau running tentunya bisa berabe.

pukul 06.30 sampai di desa limbana, limbana sendiri berada di ketinggian 1.500MasL. kita start dengan bekal makanan biasa roti dan air saja. 2 kilometer pertama perut mulai aneh karena sarapan mie. dan benar saja perut kembung gara-gara sarapan mie. di kilometer ke tiga ternyata vegetasi hutan nya benar-benar hutan hujan. mostly pohon-pohon pada tertutup lumut karena cahaya mataharipun tidak leluasa masuk kedalam.

Kilometer 3 sampai kilometer 10 vegetasi hutan masih sama seperti sebelum nya banyak lumut dimana-mana dan tumbuhan rotan juga banyak di sepanjang track. cukup impress dengan gunung ini karena tracknya cukup panjang untuk sekali sampai puncak. yaitu 12KM tetapi kalau rute panjang gini tidak terlalu nanjak.

Total elevation gain: 1800 meter sedangkan jalur turun kita memutuskan untuk ambil jalur yang sama.

Akhirnya setelah hampir 10 bulan tidak menginjak tanah basah di gunung. dan kini kaki ini menginjak di puncak MT. Bawalaraeng meski betis menjerit karena tanjakan. sebenarnya track nya masih jauh lebih panjang jika kita mabil sampai pos 13 dan turun di jalur lain. bisa sampai 42K, tapi karena kaki sudah menjert karena udah lama tidak pernah latihan di gunung.

Next time semoga bisa Marathon di gunung. :)