Street Photography – Antara Estetika dan Perasaan

Trowongan Nagrek

Street Photography atau yang biasanya di sebut foto jalanan adalah genre photography yang sering kita jumpai di beberapa gallery/feed IG, dan semenjak 4 tahun terakhir, saya mulai tertarik dengan genre ini, dilain sisi ada genre Landscape juga yang saya gemari, street photography bukan hanya soal estetika saja, lebih dari itu adalah “perasaan”

Dalam dunia street photography ada beberapa point yang perlu kita ketahui, dan berikut beberapa ponit yang sudah saya rangkum.

  1. Model Released are not Required.
    Berbeda dengan foto model atau portrait model, street photography tidak memerlukan model release, jadi kita bebas mengambil foto portrait orang yang ada di jalan. tentunya jika harus sopan ketika mengambil foto, at least beri mereka senyuman :)
    Street Photo
  2. Moment is Everything.
    Moment dalam street photography sangat berperan sekali, berbeda dengan foto landscape yang cenderung menunggu cahaya datang, street photography tidak bisa kita atur karena kesibukan/ tujuan orang yang sedang lewat di frame berbeda-beda jadi kita harus stand by setiap saat untuk mendapatkan moment terbaik.Braga street
  3. For Art vs Public/Commercial Purpose
    Dalam dunia street photography memang anda bebas berkarya, bebas mengambil gambar. tetapi anda harus bertannya pada diri anda sendiri bahwa foto tersebut tujuan nya untuk apa? untuk koleksi/seni atau bahkan untuk kepentingan commercial?. Sebenarnya tidak ada yang salah dari dua hal tersebut tetapi anda harus mempunyai batasan ketika ingin ke commercial printing. pernah menonton film “The Bang Bang Club” jika pernah mungkin ada tahu, ya Photographer yang bernama Kevin Carter bunuh diri karena tidak kuat dengan omongan public mengenai hasil foto nya. dari hasil foto tersebut mempunyai dua arti, yang pertama adalah seni dalam foto / Picture Speaking, dan yang kedua adalah kepedihan anak kecil yang ditunggu burung pemakan bangkai, dilain sisi kevin carter harus memfoto atau menolong anak kecil tersebut. tetapi ada banyak teori diluar sana kenapa kevin carter bisa sampai bunuh diri. memang street photograpy berbeda dengan foto war/jurnalis tapi setidaknya anda harus punya batasan akan hal tersebut.
  4. Freedom Expression vs Right Privacy?
    Hampir sama dengan point diatas yang membahas mengenai kepentingan foto, point kali ini membahas mengenai kebebasan ber-ekspresi dan privasi orang yang ada dalan frame tersebut. memang diluar sana masih memperdebatkan akan hal tersebut bahkan ada yang membahas mengenai pantaskan menjual foto yang didalam nya ada orang yang jelas kelihatan wajahnya. tetapi alahkah baiknya jika ingin menjual foto street tidak memperlihatkan wajah object yang jelas atau hanya sekedar dari samping atau siluet.

Memang dalam dunia foto tidak ada batasan untuk berkarya, tetapi ada baiknya kita mengetahu batasan-batasan mengenai allowed/Polite or disallowed. mari memfoto dengan penuh kesopanan, salam street photography :)