Melepas Penat dengan Lari ke Puncak Merbabu

big

Salatiga, 14 june 2015. hari dimana kita memutuskan keluar dari rutinitas, dan back to the mountains. saya mulai gerah dengan rutinitas di semarang yang terkenal dengan panasnya dan ditambah masa-masa pusing karena skripi. sekedar melepaskan penat, saya memutuskan untuk kembali ke jalur track merbabu. saya mengundang teman-teman saya yang bernama Siska, Dwi Wijayanto, Aji dan Dedi. rencana awal kita akan berangkat dari semarang ber-lima.

karena ada sesuatu yang lebih penting dedi yang notabene native dari ambarawa memutuskan untuk pulang ambarawa terlebih dahulu, kemudian menyusul kita dari ambarawa ke basecamp tekelan. tepat jam 05.00PM saya ber-empat memutuskan untuk berangkat dan meet point di jatingaleh semarang. setelah perjalanan kurang lebih hanya 2jam saja dari pusat kota semarang, akhirnya kita sampai di basecamp tekelan. tepat jam 07.00PM.

well, setelah kita menunggu cukup lama pada akhirnya tepat jam 11.00PM saya mendapatkan badnews dari dedi, bahwasanya dedi kecelakan ketika menuju ke basecamp tekelan, lokasi kecelakaannya di jalan lingkar ambarawa, tetapi alhamdulilah dedi tidak luka yang parah hanya sekedar pingsan dan terbentur saja, tetapi kondisi motornya rusak parah. pada saat itu saya dan teman-teman bingung mau bagaimna lagi dikarenakan posisi kita sudah di basecamp tekelan dan siap untuk memulai lari. setelah diskusi dan melihat kondisi dedi yang sudah diamankan di RS dan kondisi juga sudah membaik. final result kita memutuskan untuk tracking.

YDXJ0102

tepat pukul 03.00AM kita ber-empat memutuskan untuk warming up lari kecil diawal track. this is my first time naik lewat tekelan, sedikit flashback ada yang bilang kalau rute tekelan ini terkenal angker terutama di tebing yang berwarna putih. but i think that’s not obstacle but challange. dari basecamp ke pos I luamyan nanjak dikit tapi masih oke lah rute masih dalam kampung dan kebun warga beserta pohon pinus.

Pos II ke pos III. rute full hutan lumayan nanjak maski sumber air sudah kelewatan persediaan air masih banyak. karena track tidak terlalu vertical. dari sini kita mulai terpisah, saya dan aji memutuskan untuk jalan dahuluan dan yang dibelakang ada mbak siska dan dwi. pacer saya si Aji, ets jangan salah baca “Pacer” bukan Pacar hehe. ditengah perjalanan saya bertemu pendaki lain dari salatiga masih sibuk membuat tenda, perjalanan kali ini benar-benar sepi dikarenakan informasi yang ada di pendaki bahwa gunung merbabu masih tutup padahal kenyaan nya sudah buka khusus untuk basecamp non selo. sehingga kali ini benar-benar sepi.

Pos III to Pos IV, well hampir lupa tebing putih yang dikenal angker itu disebelah mana saja tidak tahu padahal pengen lihat, mungkin karena masih gelap gulita hanya ada cahaya headlamp yang tak mampu menerangi sejauh itu. track kali ini melewati hutan mati atau hutan yang daun-daun nya sudah tidak ada karena bekas kebakaran. disini saya merasakan lelah karena jarang latihan, meski ini hanya fun run tapi masih saja capek banget.

photo_2016-08-05_17-15-35

Finally, sampai juga di pos tepat bawah puncak tower. disini kita yang terpisah lumayan jauh akhirnya memutuskan untuk menunggu mbak siska dan mas dwi. well suhu disini dingin banget bukan karena pure suhu dingin tapi karena angin yang super kencang. kita berlindung pada bebatuan yang entah apa namanya lupa, yang jelas batu itu benar-benar besar cukup untuk berlindung dari angin yang super dingin.

YDXJ0116

setelah ber-4 berkumpul semua saat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, yes, foto bareng dan bikin video bareng. karena dari awal kita niat nya hanya fun run saja so kita nikmati saja siksaan ini. berikut sepoiler foto-fotonya.

belum sampai puncak saja sudah senang gini kalau lihat kamera, well tanpa menunggu lama kita lanjut kembali summit attack ke kenteng songo. dari batu tersebut menuju puncak tower sangat menguras tenaga karena benar-benar vertical. kemudian dari puncak tower ke puncak heliped disinilah kita benar-benar bisa “lari” karena memang agak datar.

Akhirnya sampai dipuncak kenteng songo, 3jam dari basecamp sampai puncak. lumayan rame ternyata dipucak sini kebanyakan pendaki pada lewat wekas dan cuntel. tidak menunggu lama setelah foto-foto dipucak kita memutuskan untuk turun, well that’s my real expectation turun lewat “Suwanting” jalur yang masih sepi nan indah. memang benar apa yang dikatakan teman saya jalur yang tak kalah dengan jalur selo adalah suwanting. downhill disini benar-benar wenak lari bisa leluasa hanpa Rem hahaha, meski terkadang ada pendaki yang menghalangi jalan kita bisa lewat jalur samping yang notabene tidak ada pohon besar. tapi sempat mikir bagaimana ceritanya kalau naik lewat jalur ini karena kalau naik benar-benar nanjak tanpa ada bonus hehe.

photo_2016-08-05_17-15-43

setelah menikmati safana tiada henti akhirnya sampai juga pada batas vegetasi antara safana danhutan (lembah manding) well inilah track yang lumayan susah naik maupun turun karena banyak pohon dan jalur benar-benar vertical. but at least tidak begitu panas disini. saya sempat mikir kenapa setiap jalur pendakian ada cerita mistis nya masing-masing, disini di lembah manding rumornya adalah tempat “ter-angker” jalur suwanting but who knows. apa mungkin ini cerita hanya untuk sebagai bumbu saja agar ada “khas” tersediri. hehe

setelah selesai melewati lembah manding sampilah di camping ground nya jalur suwanting”Pos III” adalah tempat yang lumayan luas untuk mendirikan tenda. tetapi disini ketika saya lewat tempat tersebut masih minim rambu/plang jalur. walhasil saya tersesat sampai ke tebing jurang, sadar saya salah jalur bersama aji saya turn bcak.

YDXJ0107

di pos III bertemulah sama siska dan dwi kembali. disini kita memutuskan untuk hajar kembali track suawanting dengan lari seadanya.luamyan panas memang karena langit diatas kami tidak ada awan yang menghalau sengatan matahari, setelah beberapa jam akhirnya sampai juga dilokasi indah berikutnya, yes hutan pinus nan asri dan hijau.

1JAM kita menghabiskan dari puncak sampai ke hutan pinus dan masih ada PR lagi menuju basecamp, basecamp suwanting disini masih sepi karena belum begitu populer, kurang lebih 6JAM kita menghabiskan dari start ke finish. luamyan lama memang hehe.

YDXJ0082

dari sini ke basecamp awal tekelan akhirnya kita memutuskan untuk nebeng mobil saja. dan closing nya kita makan bakso di kopeng.

berikut ini track yang kita lalui:

https://www.endomondo.com/users/19355112/workouts/542119342

8-5-2016 5-09-11 PM 8-5-2016 5-16-32 PM

 

Sekian, trimakasih :)
Salam Runners