Haruskah Pulang Kantor On Time?

wp-1500997445382..jpg

Pulang kantor on time? Apakah anda typical orang yang on time ketika pulang kerja begitu pula berangkat ke kantor? Jika iya dan tidak, pasti anda punya alasan tersendiri. Tapi pulang kantor on time itu adalah hak semua karyawan! Kenapa? Yuk simak, kenapa pulang on time itu sangat penting bagi kehidupan anda kedepan.

Menurut data dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dan International Labour Organization (ILO), negara-negara Asia memiliki waktu kerja paling lama dibandingkan dengan yang lainnya. Setiap minggunya, seorang pekerja atau buruh bisa bekerja lebih dari 48 jam. Waktu tersebut lumayan lama jika dibandingkan dengan jam kerja di Eropa.

Rajin bekerja adalah tindakan yang baik, tapi jika anda sudah kecanduan bekerja hanya demi untuk career anda, itu adalah tindakan yang kurang bijak! Kenapa? Karena secara tidak langsung anda adalah orang yang buruk dalam management waktu. Berikut adalah alasan kenapa anda harus jadi orang yang on time!

1. Saya tidak pernah terlambat so i have to go home on time!

Jika anda tidak pernah terlambat berangkat kerja maka anda berhak pulang kerja on time. Tapi sebaliknya jika anda berangkat terlambat, pulang kerja juga harus terlambat, itu sudah hukum. Karena dalam sehari waktu kita selama 8 – 9 jam sudah dibeli perusahaan, jadi harus tunjukkan yang terbaik.

2. Saya punya keluarga dirumah dan saya tidak ingin pulang ketika anak saya sudah tidur!

Jika anda sudah berkeluarga dan sudah punya anak, pasti merasakan hal tersebut, ketika pulang larut malam dan tidak sempat untuk bercengkrama dengan buah hati, pasti persaan anda kurang lengkap. jika hal tersebut anda biarkan berlarut larut tidaklah baik. Karena anak membutuhkan sosok ayah/ibu, terlebih jika anak anda masih berusia 2 – 10 tahun. Anda tidak ingin kan melihat buah hati anda kurang dekat dengan anda.

3. Belajar untuk menolak pekerjaan jika bukan responsibility anda.

Membantu rekan kerja adalah tindakan yang baik, tapi jika dibiarkan berlarut larut dan itu bukan responsibility anda, anda juga berhak untuk menolak, tentunya dengan alasan yang tidak menyakiti hati rekan anda. Sebaliknya, jangan paksa rekan anda untuk mengerjakan pekerjaan yang bukan responsibility dia di waktu jam pulang kantor.

4. Hapus budaya buruk di kantor!

Jika kantor anda masih terdapat budaya yang kurang sehat, it’s your time to fix it. Anda harus break bad habit, jadilah pioneer untuk mengajak rekan kerja anda untuk pulang dan berangkat on time, ajak rekan kerja untuk hidup sehat.

5. Saya tidak ingin sakit karena waktu yang tidak produktif di kantor.

Waktu yang efektif untuk kerja adalah jam 8 pagi sampai dengan jam 6 sore. Lebih dari itu adalah waktu yang kurang produktif. Tentu hal tersebut adalah wajar karena energy anda sudah terkuras selama 9 jam lebih. Lebih baik pulang daripada anda memaksakan pekerjaan diwaktu yang kurang produktif, tentu nya jika pekerjaan tersebut bukan category “Urgent”.

6. 8 – 9 jam kerja sisanya adalah waktu untuk bersosialisasi di luar lingkungan kerja.

Satu hari adalah 24 jam, dan 9 jam untuk kerja, dan 8 jam untuk tidur. Sisanya hanya 7 jam saja. Jika 2-4 jam anda buang sia sia di kantor adalah rugi. Harusnya anda bisa mengisi untuk kegiatan olahraga, bersosialisasi dengan teman-teman, keluarga atau komunitas.

7. Jangan menunda nunda pekerjaan, meski bisa lembur.

Jangan sekali kali untuk menunda nunda pekerjaan, jangan remehkan pekerjaan meski category ringan, jika anda sekali kali menunda nunda pekerjaan, anda akan membawa BOOM waktu pada diri anda sendiri, tentunya itu sangat merugikan bagi anda meski anda bisa lembur tapi impact nya kesehatan anda.

8. Kerja adalah pekerjaan yang continues tidak akan pernah berhenti!

Jika boss anda, selalu mempermasalahkan ketika anda pulang on time, maka boss anda adalah orang dengan management waktu yang buruk!, kerja itu adalah tindakan continues tidak akan pernah berhenti, Memang client/customer juga sangat penting bagi anda. Tapi yang tak kalah penting adalah keluarga. Jika sewaktu waktu anda dipecat dari perusahaan anda maka siapa yang akan menolong? Tentunya keluarga anda. Jangan pernah mencintai perusahaan anda, cintailah pekerjaan anda, karena anda tidak akan pernah tahu kapan anda akan di pecat dari perusahaan!

Singkat kata jangan pernah lupa untuk bersosialisasi, jangan terlalu sibuk kerja, karena diluar sana masih ada yang lebih berharga.