Tayangan “Sampah” yang ada ditelevisi merusak generasi muda

media sampah

Sadar atau tidak, tayangan yang ada ditelevisi Indonesia sangat memprihatinkan, seolah-olah hanya profit saja yang dipentingkan. mereka yang bergelut didunia pertelevisian apakah mempunyai pandangan kedepan prihal tayangan yang tidak mendidik (malah justru merusak generasi muda). coba lihat sinetron sekarang yang isinya…. kita tahu sendiri bagaimana tayangannya.

kita sebagai generasi muda jangan sampai kalah atau terjerumus dengan tayangan “sampah” tersebut. sadar atau tidak anak-anak kita, sodara kita sudah terpapar tayangan “sampah” tersebut, jangan sampai masalah tersebut dibiarkan beggitu saja. ini masalah yang sangat serius karena akan mempengaruhi pola pikir mereka, pandangan mereka menghadapai masalah.

apalagi sekarang zaman nya internet, kita dapat mengakses apa saja yang ada diinternet. Buat yang sudah jadi orang tua marilah kita membuat schedule untuk nonton tv. Sebagi orang tua yang peduli akan otak si anak maka untuk nonton tv diperbolehkan ketika siang hari di sekitar jam 2 sampai jam 4 sore, karena tayangan dijam tersebut tidak begitu banyak “sampah”. Ketika malam hari alangkah baiknya belajar dengan ditemanani orang tua. 

1 hari maksimal 2jam nonton tv. Setidaknya itu sudah waktu yang lama untuk nonton tv. Karena untuk menghindari tayangan yang tidak bermanfaat ke anak. 

Untuk hari minggu maksimal 5jam. Untuk hari minggu ada tambahan 3jam nonton tv. Start jam 7 sampai 12 siang saja. Dikarenakan tayangan jam tersebut ada tayangan film kartun. 

Jangan lupa kita sebagai orangtua selalu memberikan edukasi yang bermanfaat kepada anak, edukasi yang tidak diberikan ketika dibangku sekolah saja. 

Ajak anak kegiatan sosial agar jiwa empati nya timbul. Jangan sampai anak kita menjadi anak yang anti-social, dan Batasi juga gadgets ke anak. 

Salam, selamatkan otak anak kita dari tayangan “Sampah”.